Pasar saham Brasil anjlok usai kemenangan tak terduga dalam pemilihan presiden. Luiz Inacio Lula da Silva memenangkan pemilihan presiden Brasil, sekaligus mengamankan masa jabatan keempat yakni 2027-2030. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Presiden terpilih itu mengalahkan Senator Flavio Bolsonaro yang menang pada putaran pertama pemilihan. Hasil tersebut memicu aksi jual aset Brasil karena pasar tidak siap menghadapi hasil tersebut. Saham-saham Brasil anjlok setelah kemenangan yang tak terduga tersebut. Kondisi ini membalikkan sebagian reli dari hasil putaran pertama tiga minggu sebelumnya. Hal itu mencerminkan ekspektasi akan pembuatan kebijakan yang lebih ramah pasar oleh Bolsonaro dan kegelisahan yang lebih luas seputar utang dan pengeluaran Brasil. Exchange-Traded Fund (ETF) iShares MSCI Brazil turun 25 persen pada pukul 10.30 pagi waktu setempat. Sementara itu, perdagangan di bursa saham Brasil dihentikan oleh mekanisme penghentian perdagangan otomatis. Tak hanya itu, perusahaan-perusahaan Brasil yang terdaftar di bursa Amerika Serikat (AS) juga mengalami penurunan. Saham raksasa energi Petrobras terakhir terlihat turun 16 persen. Sementara itu, grup perbankan Itaú Unibanco turun 20 persen, dan perusahaan bir Ambev turun 10,3 persen. Tak hanya itu, perusahaan pertambangan Vale turun 1,2 persen dan produsen pesawat terbang Embraer turun 5 persen. Seiring dengan itu, nilai tukar real Brasil turun 10,5 persen terhadap dollar AS ke level terendah sejak Desember 2025. Kementerian Keuangan Brasil pada Senin membatalkan lelang obligasi pemerintah. Namun obligasi pemerintah dengan suku bunga tetap yang dijadwalkan pada 27 Oktober dan 29 Oktober 2026. Lelang tersebut dilaksanakan dalam catatan regulator akan terus memantau kondisi pasar dan bertindak untuk memastikan berfungsinya pasar obligasi pemerintah dan aset terkait lainnya dengan baik.
Pasar Saham Brasil Anjlok Usai Pilpres, Nilai Tukar Melemah 10 Persen
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga

Jaringan Listrik Regional Mendesak Direalisasikan untuk Jaga Ketahanan Energi ASEAN
Kompas
schedule5 menit yang lalu · 10.12 WIBvisibility0menu_book1 mnt
ASEAN Power Grid dan kerja sama regional dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi serta mempercepat transisi energi bersih. Rencana yang disebut mencakup interkoneksi listrik dan harmonisasi aturan perdagangan lintas batas.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.12 WIB

Wall Street Menguat, Saham Cip Melonjak Usai Anthropic AI Umumkan Rencana IPO
Kompas
schedule5 menit yang lalu · 10.12 WIBvisibility0menu_book1 mnt
Bursa saham AS menguat pada Senin (26/10), didorong reli saham semikonduktor setelah Anthropic mengajukan dokumen IPO. Saham Nvidia, Micron, Broadcom, dan AMD turut naik.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.12 WIB

IHSG Diprediksi Menguat, Ritel Bisa Cermati 6 Saham Pilihan Analis
Kompas
schedule5 menit yang lalu · 10.12 WIBvisibility0menu_book1 mnt
IHSG diprediksi menguat pada perdagangan 27 Oktober 2026 setelah terkoreksi 1,22 persen pada penutupan awal pekan. Analis menyoroti sinyal teknikal, kebijakan suku bunga AS, laporan keuangan perusahaan teknologi, dan ketidakpastian status Indonesia di indeks MSCI.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.12 WIB
