Rencana pemberian handphone gratis kepada masyarakat belum dibahas lebih lanjut oleh pemerintah. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan belum ada pembahasan lanjutan mengenai program tersebut, termasuk waktu pelaksanaan dan anggaran. Ia menyebut pemerintah masih memiliki pekerjaan lain yang perlu diselesaikan. Dradjad menyampaikan hal itu di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Ia belum dapat memastikan kapan pembahasan akan dilakukan. Sementara itu, pemerintah menargetkan pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp 50.000 dapat dimulai dalam waktu dekat. Dradjad mengatakan program disiapkan untuk berjalan pada 2026 dan pemerintah berharap pelaksanaannya dapat dimulai pada November. Instrumen, mekanisme, dan perangkat program masih akan dibahas. Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan pemerintah berencana memberikan ponsel kepada warga yang belum memilikinya. Menurut pernyataan Hashim dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026, perangkat itu direncanakan dilengkapi rekening bank digital untuk transaksi, termasuk penerimaan bantuan sosial.