JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue tahap II untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan sebesar 16 persen. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, tambahan modal dibutuhkan agar ekspansi pembiayaan perseroan tetap berjalan dengan dukungan pendanaan yang sehat. Menurut Anggoro, pertumbuhan pembiayaan yang tinggi perlu diimbangi dengan penguatan sumber pendanaan. Meskipun dana pihak ketiga (DPK) BSI tumbuh 15 persen, perseroan tetap membutuhkan pendanaan yang memadai untuk mempertahankan pertumbuhan bisnisnya. “Kalau kami mau maintain loan growth 16 persen terus, kami butuh funding yang sehat. Sehingga dana ini tentunya nanti kami pakai juga untuk bisa supaya funding sehat,” kata Anggoro usai acara konferensi pers BSI International Expo Kedua Buy Local Go Global di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Siapkan Rights Issue Tahap II, BSI Bidik Pembiayaan Tumbuh 16 Persen
BSI menyiapkan rights issue tahap II untuk menopang target pertumbuhan pembiayaan sebesar 16 persen. Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo mengatakan tambahan modal diperlukan agar ekspansi pembiayaan didukung pendanaan yang sehat.
Diperbarui:
/data/photo/2026/09/29/6abbc8fe25e40.jpg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Investor Pasar Modal Lampaui 30 Juta SID, BEI Terus Dorong Reformasi dan Pendalaman Pasar
Pada penutupan perdagangan 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30.274.265 SID, sedangkan investor saham mencapai 10.052.059 SID. BEI menyebut pertumbuhan ini berlangsung seiring upaya reformasi, peningkatan keterhubungan emiten-investor, dan pendalaman pasar.
Sumber Berita: Bursa Efek Indonesia (IDX)
Newsroom · 16 Okt 2026, 00.53 WIB
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
