Pada penutupan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID), mencapai 30.274.265 SID. Sepanjang 2026 jumlahnya bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78% secara year-to-date. Investor saham mencapai 10.052.059 SID, bertambah 1.447.882 SID atau 16,83% dibandingkan akhir 2025. BEI menyatakan terus mendorong reformasi, keterhubungan emiten dengan investor, serta perluasan dan pendalaman basis pasar. Dalam rangkaian Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 pada 5 Agustus, tujuh perusahaan tercatat bertemu investor melalui partisipasi 13 anggota bursa dan Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia. Acara mencakup presentasi perusahaan dan pertemuan satu lawan satu, dengan tujuan mendukung komunikasi emiten-investor, free float, likuiditas perdagangan, dan pendalaman pasar. BEI juga berpartisipasi dalam kuliah tamu di STIESIA Surabaya pada 6 Agustus yang diikuti sekitar 250 peserta. Untuk periode 3–7 Agustus, rata-rata volume transaksi harian naik 32,98% menjadi 39,95 miliar saham dan frekuensi transaksi harian naik 27,62% menjadi 2,32 juta kali. IHSG menguat 2,78% ke 6.409,654, sementara kapitalisasi pasar naik 2,64% menjadi Rp11.212 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian turun 0,38% menjadi Rp15,38 triliun. Investor asing mencatat beli bersih Rp1,24 triliun pada hari terakhir periode tersebut, tetapi secara kumulatif sepanjang 2026 mencatat jual bersih Rp71,29 triliun.