Pasar saham global tertekan pada sektor semikonduktor. Indeks acuan Korea Selatan, Kospi, turun 7,56 persen pada perdagangan Kamis (15/10/2026) dan ditutup di level 5.554,29, turun 454,52 poin. Aksi jual terjadi di tengah kekhawatiran mengenai persaingan industri chip dan pembiayaan investasi kecerdasan buatan (AI). Saham SK Hynix merosot sekitar 10 persen dan Samsung Electronics turun 8 persen. Kedua perusahaan merupakan pemain utama chip memori dan secara gabungan menyumbang lebih dari separuh kapitalisasi pasar Korea Selatan. Pelemahan saham Korea Selatan mengikuti penurunan sektor semikonduktor di Wall Street sehari sebelumnya. Nvidia, Broadcom, AMD, dan Intel termasuk saham besar yang memimpin pelemahan sektor. Investor juga mencermati persaingan dari perusahaan China, potensi kenaikan suku bunga, serta risiko pembiayaan infrastruktur AI yang semakin bergantung pada utang. Saham CoreWeave, penyedia layanan komputasi awan khusus AI, turun lebih dari 15 persen pada perdagangan Rabu.
Saham Chip Global Berguguran, Indeks Kospi Korsel Anjlok 7,56 Persen
Indeks Kospi Korea Selatan ditutup turun 7,56 persen pada Kamis (15/10/2026), di tengah aksi jual saham semikonduktor dan kekhawatiran investor atas investasi AI yang dibiayai utang. Saham SK Hynix dan Samsung Electronics ikut melemah tajam.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis 15 Oktober 2026: TAPG, BSDE, MEDC
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan TAPG, BSDE, dan MEDC untuk perdagangan Kamis (15/10/2026), dengan sejumlah indikator teknikal dan target harga. Artikel juga menyebut prapenjualan BSDE dan akuisisi hak partisipasi MEDC yang masih menunggu persetujuan pemerintah.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 15 Okt 2026, 20.56 WIB
Sorotan AllianzGI ke Pasar Saham Indonesia
Allianz Global Investors Indonesia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih relatif tangguh, didukung disiplin fiskal, surplus perdagangan, cadangan devisa yang memadai, dan permintaan domestik yang stabil. Namun, kebijakan The Fed, imbal hasil US Treasury, serta perkembangan politik dan regulasi domestik dapat memengaruhi sentimen investor.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 15 Okt 2026, 20.56 WIB
0UMKM RI Dapat Jalan ke Pasar Global, Ada 10 Kesepakatan Ekspor Rp 69 Miliar
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut 10 nota kesepahaman UMKM senilai sekitar Rp 69 miliar dalam rangkaian Trade Expo Indonesia 2026 sebagai upaya membuka akses pasar global. Kesepakatan itu didukung penjajakan bisnis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli luar negeri.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 20.27 WIB
