JAKARTA, KOMPAS.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) akan menggelar perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 secara serentak di delapan wilayah Indonesia pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong industri kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui bazar produk lokal, parade budaya, hingga pertunjukan seni. Ajang tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha kreatif dengan masyarakat sebagai konsumen. Ketua Komite HEKRAFNAS 2026, Aqila Rahmani, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan industri kreatif untuk menjangkau pembeli baru. “Kalau biasanya akhir pekan kita mencari tempat jalan-jalan atau belanja, kali ini sekalian datang ke HEKRAFNAS. Ada parade kreatif, hiburan, dan bazar produk lokal. Kita ingin masyarakat bersenang-senang sekaligus membantu UMKM dan pelaku kreatif mendapatkan pembeli baru,” ujar Aqila dalam siaran pers, Kamis (15/10/2026). Melalui kegiatan tersebut, GEKRAFS mengajak masyarakat untuk mengenal sekaligus membeli produk lokal. Kehadiran bazar diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada konsumen. Perayaan HEKRAFNAS 2026 akan berlangsung di Jakarta serta tujuh wilayah lainnya, yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, dan Maluku Utara. Di tujuh wilayah tersebut, kegiatan akan dikemas melalui program Nusantara Creative Walk. Rangkaian acaranya meliputi jalan santai, parade kreatif, bazar produk ekonomi kreatif, serta panggung hiburan yang melibatkan komunitas dan pelaku usaha setempat. Keterlibatan komunitas dan pelaku usaha daerah menjadi bagian dari upaya memperkenalkan karya kreatif kepada masyarakat yang lebih luas. Produk yang dipasarkan melalui bazar juga dapat menjadi sarana bagi UMKM untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli. Sementara itu, perayaan puncak di Jakarta akan digelar di Lippo Mal Nusantara mulai pukul 13.00 WIB. Acara tersebut akan menghadirkan kolaborasi seni tradisional dan modern, teater musikal, serta pertemuan pelaku industri dengan pemerintah. Rangkaian kegiatan tersebut menggabungkan unsur budaya dan aktivitas ekonomi kreatif. Selain menjadi ruang pertunjukan, perayaan ini juga diarahkan untuk mempertemukan berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem industri kreatif. GEKRAFS berharap kegiatan HEKRAFNAS tidak hanya menjadi agenda perayaan tahunan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperluas pasar produk lokal, dan mempertemukan pelaku kreatif dengan konsumen baru. Wakil Badan Komunikasi GEKRAFS, Cheryl Tanzil, mengatakan penetapan HEKRAFNAS merupakan hasil perjuangan komunitas ekonomi kreatif yang berlangsung selama sekitar 18 bulan pada 2022. “Tidak banyak yang tahu bahwa GEKRAFS bersama para pejuang ekonomi kreatif memperjuangkan lahirnya Hari Ekonomi Kreatif Nasional selama kurang lebih 18 bulan di tahun 2022. Sekarang kita punya momentum merayakan karya anak bangsa. Kami ingin masyarakat ikut hadir, belanja produk lokal, dan mendukung para kreator kita,” ujar Cheryl. Hari Ekonomi Kreatif Nasional resmi ditetapkan pemerintah pada 2023 melalui Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 98 Tahun 2023.
Perluas Pasar Produk Lokal, Industri Kreatif Gelar Festival di 8 Wilayah
JAKARTA, KOMPAS.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) akan menggelar perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 secara serentak di delapan wilayah Indonesia pada Sabtu (24/10/2026).
Diperbarui:
/data/photo/2026/04/10/69d8c2db8b8d4.jpg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Low Tuck Kwong Borong 100 Juta Saham BYAN Senilai Rp1,12 Triliun
Direktur Utama Bayan Resources Low Tuck Kwong membeli sekitar 100 juta saham BYAN senilai Rp1,12 triliun untuk tujuan investasi. Setelah transaksi, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 10,25% dari hak suara.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
