Pengendali sekaligus Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), Low Tuck Kwong, membeli 100.001.000 saham biasa BYAN secara tidak langsung pada Rabu (14/10/2026) dengan harga Rp11.200 per saham. Laporan kepemilikan saham disampaikan kepada OJK pada 15 Oktober 2026. Manajemen menyebut transaksi dilakukan untuk tujuan investasi; nilainya sekitar Rp1,12 triliun. Pembelian itu melanjutkan transaksi sehari sebelumnya, saat Low Tuck Kwong membeli 500.000 saham BYAN secara langsung dengan harga Rp11.200 per saham atau senilai Rp5,6 miliar. Setelah transaksi 14 Oktober, kepemilikannya menjadi 3.416.667.832 saham dengan porsi hak suara 10,25%. Ia menyatakan tetap menjadi pemegang saham pengendali Bayan Resources. Di sisi lain, PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam menyelesaikan pembelian 30,25% saham Bayan Resources pada 8 Oktober 2026. Transaksi 10.084.088.370 saham milik Low Tuck Kwong dan Elaine Low itu bernilai sekitar Rp26,09 triliun dengan harga Rp2.588 per saham. Manajemen menyatakan pengalihan tersebut tidak mengubah pengendalian perseroan dan belum ada pembahasan mengenai potensi sinergi bisnis dengan Jhonlin Baratama.