Ekonom James A. Robinson menyampaikan bahwa Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan satu model pembangunan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Ia berbicara dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta pada 13 Oktober 2026. Menurut Robinson, beberapa negara mencapai pertumbuhan melalui strategi berbeda: Korea Selatan memanfaatkan konglomerasi, Taiwan mengandalkan usaha kecil dan menengah, sedangkan Singapura bertumpu pada keunggulan geografis dan sektor pelabuhan. Strategi tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran, tetapi tidak dapat diterapkan begitu saja karena tiap negara memiliki peluang dan kondisi awal yang berbeda. Robinson menekankan pentingnya institusi ekonomi inklusif yang membuka peluang bagi masyarakat untuk berusaha, berinovasi, dan berinvestasi. Ia juga menyebut perlunya arah pembangunan yang jelas, indikator kemajuan yang terukur, serta evaluasi kebijakan secara berkala.
James Robinson: Tak Ada Resep Tunggal untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Ekonom James A. Robinson menilai Indonesia tidak bisa bergantung pada satu model pembangunan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%. Strategi negara lain dapat menjadi pembelajaran, tetapi perlu disesuaikan dengan peluang, kondisi domestik, dan institusi Indonesia.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Transaksi Kliring Komoditas KBI Melonjak 109,4%
PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI mencatatkan pertumbuhan volume transaksi perdagangan berjangka komoditi yang dikliringkan sebesar 109,4% secara tahunan hingga September 2026. KBI menyebut kenaikan itu mencerminkan peningkatan aktivitas perdagangan dan kepercayaan pelaku pasar terhadap layanan kliringnya.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.35 WIB
0Transfer ke Daerah Tersalurkan Rp599,2 Triliun hingga September 2026
Pemerintah telah menyalurkan Rp599,2 triliun untuk transfer ke daerah hingga September 2026, setara 82,4% dari alokasi Rp727,2 triliun. Alokasi tersebut dinaikkan dari pagu awal Rp693 triliun untuk menangani bencana dan kekurangan anggaran daerah.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.33 WIB
013 Juta Usaha di RI Cuma Mode Bertahan Hidup
Prasasti Center for Policy Studies mengidentifikasi sekitar 13 juta unit usaha tertinggal di Indonesia, hampir separuh dari 26,4 juta perusahaan nonpertanian. Sebanyak 99% di antaranya merupakan usaha mikro dan kecil yang banyak beroperasi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.33 WIB
