JAKARTA, KOMPAS.com - Harga Bitcoin (BTC) mendekati zona kritis di level 81.000 dollar AS karena tekanan jual yang meningkat. Hal ini dipicu oleh tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan. Penurunan terbaru ini telah menguji tren akumulasi pasar. Padahal pemain besar tengah mengakumulasi Bitcoin di saat pelemahan permintaan institusional.
Inflasi AS Tekan Harga Bitcoin, Investor Pantau Level 80.000 Dollar AS
Harga Bitcoin mendekati zona kritis 81.000 dollar AS di tengah tekanan jual yang meningkat. Artikel mengaitkan penurunan tersebut dengan inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan menyebut tren akumulasi pasar sedang diuji.
Diperbarui:
/data/photo/2026/09/08/6a9fa883e8340.jpg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Investor Pasar Modal Lampaui 30 Juta SID, BEI Terus Dorong Reformasi dan Pendalaman Pasar
Pada penutupan perdagangan 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30.274.265 SID, sedangkan investor saham mencapai 10.052.059 SID. BEI menyebut pertumbuhan ini berlangsung seiring upaya reformasi, peningkatan keterhubungan emiten-investor, dan pendalaman pasar.
Sumber Berita: Bursa Efek Indonesia (IDX)
Newsroom · 16 Okt 2026, 00.53 WIB
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
