Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mendesak Bank Dunia menghapus pembatasan pendanaan proyek hulu minyak dan gas serta memperluas dukungan untuk pertambangan mineral kritis di laut dalam. Ia menyampaikan tuntutan itu kepada komite pengarah Bank Dunia dan IMF pada Rabu (14/10/2026) malam, sejalan dengan upaya pemerintahan Presiden Donald Trump mengubah arah kebijakan lembaga keuangan internasional. Bessent menilai Bank Dunia perlu bersikap netral terhadap teknologi di sektor energi dan tidak mengecualikan proyek hulu sebelum kelayakannya dinilai. Departemen Keuangan AS menyatakan Bank Dunia dapat menjadi katalisator pengembangan pertambangan laut dalam melalui pengetahuan dan panduan. AS juga akan memberi kontribusi awal kepada Nuclear Energy Assistance Trust Fund yang dikelola Bank Dunia. Bessent meminta negara berpendapatan lebih tinggi, termasuk China dan Polandia, mempercepat penghentian status sebagai peminjam Bank Dunia, serta mendorong reformasi pengadaan agar persaingan lebih sehat. Washington juga meminta IMF memperdalam analisis ketidakseimbangan ekonomi global, termasuk dampak kebijakan nonpasar dan nilai tukar. Departemen Keuangan AS mengatakan IMF perlu menyuarakan isu tersebut agar tetap relevan.