JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menjelaskan sejumlah tantangan untuk meningkatkan rasio tax ratio Indonesia, mulai dari batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) hingga kebutuhan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal itu disampaikan Bimo saat ditanya terkait ungkapan Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo yang membuka peluang pemerintah meningkatkan rasio pajak hingga 18 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Bimo mengatakan, dalam APBN 2027, pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar 9 persen terhadap PDB. “Tentu sekarang ini baru sekali dalam sejarah kita berani ditargetkan 9 persen dari PDB. APBN tahun 2027, ya,” ujar Bimo saat ditemui wartawan di Kantor Ditjen Pajak pada Kamis (15/10/2026).
Mengapa Tax Ratio Indonesia Sulit Naik? Ini Penjelasan Dirjen Pajak
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menjelaskan tantangan peningkatan tax ratio, mulai dari batas penghasilan tidak kena pajak hingga kebutuhan menjaga defisit APBN. Pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar 9 persen terhadap PDB dalam APBN 2027.
Diperbarui:
/data/photo/2026/10/15/6ad0b6efa39e8.jpg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
