Petenis putri Indonesia Janice Tjen resmi memastikan tidak dapat membela Indonesia pada Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan ini diambil setelah jadwal turnamen tenis Asian Games (27 September – 3 Oktober 2026) terbukti tumpang tindih dengan WTA 1000 Beijing (30 September – 11 Oktober 2026). "Turnamen WTA 1000 wajib di Beijing," ujar Janice sebagaimana dikutip ANTARA, Minggu (14/9/2026). Ia mengaku telah mengajukan permohonan pengecualian ke WTA namun ditolak. "Kami telah menerima konfirmasi dari WTA bahwa sayangnya, saya tidak mendapatkan pengecualian untuk dapat bertanding di Asian Games," tambahnya. WTA 1000 Beijing termasuk turnamen mandatory bagi pemain peringkat atas. Absen tanpa alasan sah berisiko sanksi poin ranking dan denda. Janice yang saat ini menduduki peringkat terbaik karirnya memilih memprioritaskan komitmen profesional. Ketua Umum PB TI Robert Lindstedt menghargai keputusan Janice. "Kami hormati pilihan profesionalnya. Asian Games 2026 tenis hanya menyediakan 5 nomor medali: tunggal putra/putri, ganda putra/putri, dan ganda campuran — tidak ada nomor beregu putri," jelasnya. Absen Janice menjadi kekurangan bagi timnas putri Indonesia yang mengandalkan dia di nomor tunggal dan ganda. Peluang medali kini bergantung pada Priska Madelyn Nugroho dan pemain muda lainnya. Janice menargetkan kembali berkompetisi untuk Indonesia di SEA Games 2027.
Janice Tjen Absen di Asian Games 2026, Prioritaskan WTA 1000 Beijing
Petenis Indonesia harus memilih turnamen wajib WTA daripada membela bendera merah putih karena jadwal bertabrakan

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Introducing IDX Hotdesk: Strengthening Market Participant Engagement to Enhance Indonesia’s Capital Market
Bursa Efek Indonesia (BEI), KPEI, dan KSEI, dengan dukungan OJK, menyatakan telah menyelesaikan empat agenda reformasi transparansi pasar modal. BEI juga memperkenalkan IDX Hotdesk, kanal komunikasi terpadu untuk memudahkan pelaku pasar memperoleh informasi dan konsultasi.
Sumber Berita: Bursa Efek Indonesia (IDX)
Newsroom · 15 Okt 2026, 19.00 WIB
IHSG Anjlok 2,05%, Inflasi AS dan Konflik Timur Tengah Jadi Beban
IHSG merosot 2,05% atau 122,12 poin ke level 5.820,90 hingga pukul 11.33 WIB pada Kamis (15/10/2026). Tekanan dipengaruhi inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan ketegangan di Timur Tengah.
Sumber Berita: Kontan
Newsroom · 15 Okt 2026, 18.17 WIB
0Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Bank Mandiri meraih penghargaan Grand Champion sebagai BUMN dengan skor layanan tertinggi dan Sector Champion untuk kategori Financial Services dalam Danantara CX100. Penilaian mencakup kemudahan, keandalan, kenyamanan, dan masukan pelanggan.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 15 Okt 2026, 17.21 WIB
