Ketidakpastian evaluasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) membayangi IHSG setelah tekanan pasar dan penurunan indeks beberapa hari terakhir. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan peluang IHSG menguat atau rebound terbuka pada perdagangan Rabu (14/10/2026), tetapi aksi jual yang belum mereda membuat indeks rawan terkoreksi lebih dalam. Pada Selasa (13/10/2026), IHSG ditutup turun 0,17 persen ke 5.925,98. Investor asing mencatat beli bersih Rp 5,89 miliar di pasar reguler, tetapi nilai itu dinilai belum cukup mengonfirmasi pembalikan tren berkelanjutan. Sepanjang 2026, aksi jual bersih asing mencapai Rp 111,19 triliun di pasar reguler. Nafan menyebut pola candlestick hammer membuka peluang bangkit. Tekanan diperkirakan mulai terbatas karena indeks telah mencapai area wave (X), tetapi level support 5.851 perlu diperhatikan. Indikator Stochastic K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, sementara volume perdagangan menurun; penguatan masih membutuhkan konfirmasi. Evaluasi MSCI memengaruhi persepsi risiko investor. Pasar menyoroti reformasi pasar modal, termasuk metodologi High Shareholding Concentration, transparansi kepemilikan saham, dan rencana kenaikan batas minimum saham beredar publik atau free float. FTSE Russell mempertahankan Indonesia dalam kategori Secondary Emerging Market, memberi sentimen positif, tetapi belum menghilangkan kekhawatiran terkait MSCI dan potensi perubahan alokasi dana asing. Nafan memproyeksikan support IHSG 5.851–5.647 dan resistance 6.016–6.180.
IHSG Berpeluang Rebound, tapi “Dihantui” MSCI
Analis melihat peluang IHSG menguat pada Rabu, tetapi aksi jual dan ketidakpastian evaluasi MSCI masih membayangi. Sinyal teknikal belum mengonfirmasi pembalikan tren yang berkelanjutan.

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
